See and Do

Tentu anda masih ingat dengan ricuh saat antri penjualan BlackBerry Bold 9790. Antrian yang sempat mencederai tak kurang dari 90 orang tersebut menggambarkan betapa telah terjadi perubahan gaya hidup dalam masyarakat Indonesia.
Perubahan gaya hidup tersebut merupakan dampak dari peningkatan kemampuan secara finansial.  Prof. Rhenald Kasali dalam buku Cracking Zone (PT. Pustaka Gramedia Utama, 2010) menuliskan : Indonesia di awal abad 21: 180 juta ponsel di saku penduduknya, 50 % di antaranya smart phone yang layak berinternet. Narsis tapi nasionalis, yang jauh jadi dekat -  sementara yang dekat menjadi jauh, asyik sibuk sendiri, alay, multi tasking dan real time. Mereka adalah penopang ekonomi negara yang pada akhir tahun 2010 mencatatkan income/capita US$ 3.000. Inilah penduduk yang rakus mengkomsumsi apa saja, dari sepeda motor sampai voucher telepon dan makan seminggu sekali bersama kelurga di luar rumah.

Dari segi pemasar, ini adalah sebuah berita bagus, dimana setiap ketika perilaku konsumtif berkembang , maka peluang sebuah produk terjual semakin besar. Masyarakat konsumtif ini tidak lagi menggunakan kaidah kebutuhan dan keinginan sebagai motif beli utama dari sebuah produk. Pengeluaran yang bersifat investasi bukan lagi sebuah penawaran menarik. Sebuah aturan baru tentang status sosial yang dilambangkan dengan simbol-simbol materi seperti handphone, asesoris pakaian, kendaraan dan tempat-tempat makan/ hangout terbentuk.

Kondisi seperti ini perlu diantisipasi dengan baik dan cermat. Situasi persaingan pasar berubah dari model premium ke model freemium. Dahulu produsen mementingkan keuntungan diawal , namun sekarang berubah menjadi “memberi dahulu untuk mendapatkan keuntungan”

Namun sebuah paradox juga terbentuk. Akan banyak orang yang tidak percaya bahwa status ekonomi diri dan keluarganya telah berubah dari kelompok ekonomi bawah menjadi kelas menegah. Mereka tetap mengeluh, karena ketidak pastian masih menunggu didepan mata. 1)

Hanya pemain pasar yang jeli melihat peluang dan kesempatanlah yang akan menikmati semua perubahan diatas. Apakah anda akan Wait and See atau See and Do ? Keputusan ada di tangan anda.

1) Cracking Zone, Rheinald Kasali, 23